Skip to main content

Live on Board: Melihat Komodo di Pulau Komodo

Live On Board: NTB - Pulau Komodo

#Explore Komodo Day 4


Setelah kami dari Pulau Rinca, maka rute berikutnya yaitu ke Pulau Komodo. Karena saya menggunakan tour travel maka saya sudah tidak perlu membayar untuk tiket masuk. Jika kalian ingin berwisata ke Kepulauan Komodo, sangat saya sarankan mengikuti tour travel. Sekarang ini sudah banyak pilihan untuk tour travel dan harganya pun bervariasi.  Tour travel yang saya gunakan yaitu, https://www.wanuaadventure.net/


Jika ingin merasakan sailing, saya sangat menyarankan menggunakan jasa mereka. Karena di kapal, kalian bisa bertemu dengan turis mancanegara. Ketika kami pergi, hanya ada 4 orang turis lokal termasuk saya. Jadi jika kalian ingin mencari banyak teman dari berbagai negara maka saya sangat menyarankan kalian untuk menggunakan jasa tour travel ini.

Di Pulau Komodo kalian akan diajak untuk treeking, ada 3 jalur pilihan. Jalur panjang, sedang dan pendek. Rombongan kami melalui jalur sedang. Tidak terlalu jauh dan tidak terlalu pendek, tapi disarankan membawa minum dan jangan pisah sama rombongan. Karena jalur yang akan dilalui, selain jalur landau juga akan mendaki, selain itu Komodo juga akan sering berlalu lalang.












Comments

Popular posts from this blog

Ancaman dan Peluang Bagi Masyarakat di Pulau Lemukutan

Memiliki potensi pariwisata yang terkenal, Pulau Lemukutan memang layak menjadi salah satu kawasan pariwisata yang diperhitungkan. Pulau yang ditempuh selama 2 jam dari Teluk Suak, Bengkayang, ini layak dijadikan salah satu primadona pariwisata di Indonesia. Beberapa tahun yang lalu Pulau Lemukutan tidak banyak diketahui, namun seiring berjalannya waktu dan semakin banyak anak muda yang hobby backpakeran, maka semakin banyak juga wisatawan yang berkunjung. Namun polah wisatawan yang berkunjung kerap kali tidak dapat di toleransi, terutama berhubungan dengan kebersihan. Banyak ditemukan sampah berserakan di wilayah pulau.   Hal ini selain mengganggu keindahan pulau, namun juga dapat mengancam biota laut yang ada di Pulau Lemukutan. Kurangnya kesadaran diri dari wisatawan akan kebersihan lingkungan mengakibatkan keindahan Pulau lemukutan terancam. “Pak, beberapa bulan yang lalu ketika saya berkunjung kemari Pulau Lemukutan masih tampak bersih, namun sekarang banyak sampah berse...

Part 2: Gadis Gila dengan Carrier Raksasa

Saya berharap semuanya aman setelah proses check in kemudian duduk manis di ruang tunggu. Akhirnya saya memilih duduk di sebelah perempuan berambut keriting yang sedang asyik membaca buku. Saya berharap dia menjadi teman baru saya. Setelah sekian lama duduk, saya tidak juga disapa dan menyapa. Dia masih asyik dengan bacaannya, dengan waktu sepersekian detik dari harapan saya akhirnya orang disebelah saya merapikan rambut keritingnya. Ternyata dia laki-laki. Hampir 30 menit bersebelahan, tapi saya sama sekali belum diajak mengobrol. Saya kepikiran untuk pindah mencari dua orang ibu yang saya bantu di bawah karena barang bawaannya yang banyak. Tadi kami berpisah ketika pengecekan terakhir tiket, salah satu dari mereka ketinggalan tiket ketika check in. Dengan terpaksa salah satunya turun lagi ke bawah dan aku menyerahkan barang mereka. “Mau kemana mbak?” akhirnya dia bicara. Sungguh basa-basi yang basi. Kalo saya kopi, mungkin saya sudah dingin. Gak enak buat diseduh. Tapi seirin...

Gunung Mini Bernama Gunung Api Purba Nglanggeran

29-30 Juni 2013.  Gunung yang terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul merupakan salah satu kawasan alam yang litologinya disusun materi vulkanik tua dan bernilai ilmiah tinggi. Berdasarkan penelitian, gunung api ini merupakan gunung berapi aktif sekitar 60 juta tahun lalu.  “Sebenarnya apa sih yang kita cari? Bukan kah kasur di rumah jauh lebih empuk dari pada mendaki gunung seperti ini?” itu tadi pertanyaan teman saya ketika kami sedang dalam perjalanan mendaki Gunung Api Purba, Nglanggeran. Saya langsung menanggapi, “Karena kita terlalu jenuh pada hidup yang nyaman.” Jawaban saya bukan tanpa alasan, tapi pada kenyataannya itu lah jawaban yang paling tepat. Kami bisa saja jalan-jalan ke tempat yang lebih nyaman dengan medan yang lebih mudah dijangkau bukan dengan mendaki gunung seperti ini. Pendakian yang kami lakukan memang direncanakan secara mendadak yaitu sehari sebelum mendaki. Malamnya kami menyusun rencana dan Sabtu sorenya kami berangkat dari ...